Berguru pada siput …

Lebih baik telat ……?!!!

Sore tadi seperti biasa sepulang kerja saya duduk di depan rumah melepas lelah setelah seharian dari pagi pagi buta berangkat kerja dan menjelang magrib tiba dirumah. Masih terasa sangat penat karena sisa-sisa pekerjaan di kantor karena banyak event di bulan Februari yang sangat menguras energy yang membuat saya “low bat”.

Sementara melepas lelah sambil memikirkan assignment iCM2…, aduh … kapan ya ada waktu yang cukup untuk menyusun laporan ? rasanya sudah menunda-nunda waktu melulu tetapi semakin hari justru semakin padat aktivitas sehingga nggak sempat menyusun laporan apalagi membuat Cermi.

Sementara terbengong-bengong memikirkan waktu luang, saya lihat seekor siput yang sedang makan daun dekat pagar di pojok rumah…., tentu tidak ada yang istimewa dengan siput tersebut, hanya siput biasa kok..

Saya pikir-pikir itu kan siput yang sama yang kemarin sore saya lihat di pojok kiri pagar rumah …? saat melihatnya kemarin saya tidak merasa ada yang istimewa dengan siput itu, seperti biasa merayap amat sangat lambat, tetapi sore ini saya berfikir lain, dengan berjalan sedikit demi sedikit tetapi terus tanpa henti si siput itu bisa sampai diujung pagar dan menemukan daun untuk dimakannya…saya bisa bayangkan siput itu pasti sangat senang seperti halnyaΒ  iCMer dapat SC dari Pak UR..

Nah …, bagi kita 10 meter tentu bukan apa apa, tetapi bagi si siput mungkin setara dengan 100 km bagi orang dewasa berjalan kaki, atau 1000km kalau kita nyetir Fortuner, lumayan jauh …

Kembali pada si siput…, kenapa saya nggak niru dia saja ya …, kerjakan saja sedikit demi sedikit laporan assignment, daripada nunggu waktu luang dan tidak pernah selesai .. he he .. tak apalah sedikit Telat dari pada Telat Banget …!!!

Akhirnya .., sore ini saya ketik-ketik menyusun sedikit demi sedikit dan lumayan ada sedikit progres si SKUP iCM2 dan posting Assignment1 iCM2 meskipun belum tuntas, besuk diteruskan lagi … selamat malam, besuk saya berangkat subuh lagi…

 

This entry was posted in Uncategorized by Ignatius Agus Supriyono. Bookmark the permalink.

About Ignatius Agus Supriyono

My job as ICT supervisor at Sekolah Pelita Harapan International Kemang Village - South Jakarta. I was DTYM at STMIK Raharja - Tangerang in period 2009-2010, and I have been teaching since 2011 until now. In the past I was a Global Network Engineer at PT.Unisistama Megah ( Unisys sub in Indonesia ) from 1996-2009, and as a hardware engineer at PT. Praweda Ciptakarsa Informatika - NVPD Soedarpo Corporation from 1989-1996, and I was a government employee at Directorate General of Fisheries - Agriculture Department from 1984-1996. ignasp

25 thoughts on “Berguru pada siput …

  1. Selamat pagi Pak Agus, di pagi yang cukup dingin ini setelah semalam diguyur hujan membuat saya agak kesiangan terbangun dari tidur, saya raih iPad disamping saya, buka email rupanya ada “kado” CerMi dihantar sebagai pembuka hari ini. Nice story Pak Agus, sedikit demi sedikit lama-lama jadi bukit, tidak ada kata telat, jika kita memiliki niat……..if the snails moved on little bit why we not to do the same thing before stepping greater?

  2. Inspirasi yang luar biasa. Memang peran seorang dosen telah berubah paradigmanya. Kalau dahulu dituntut peran dosen untuk memberi ilmu, tapi di era informasi ini, seorang dosen lebih dituntut perannya untuk memberi motivasi, aspirasi dan inspirasi. Selamat untuk P Agus dan P Endang, kalian berdua adalah dosen panutan untuk diriku.
    Saya share yah cerita ini ke bimbingan saya.
    SC buat P Agus yah.
    Bisa dilihat disini http://untungrahardja.ilearning.me/2015/02/01/sc-icm2/

  3. Setuju banget pak ignatius dengan tulisannya sangat memberikan motivasi πŸ™‚ Sedikit demi sedikit lama-lama akan menjadi bukit. Sama halnya dengan mengerjalan sedikit demi sedikit nanti akan selesai pada waktunya πŸ™‚

  4. Setuju sekali dengan cerita pak Ignatius membuat saya termotivasi sekali πŸ˜€ , memang lebih baik dicicil sedikit demi sedikit daripada sekaligus dikerjakan yang nantinya hasilnya tidak optimal atau malah tidak dikerjakan sama sekali πŸ™‚
    Selamat juga atas SC yang didapat πŸ™‚

  5. Agree with Pak Agus.. Selagi masih ada waktu dan kesempatan, terlambat bukanlah menjadi sebuah alasan. harus tetap semangat. Trims Pak cerminya sangat menginspirasi. ^_^

  6. Wah ternyata Bapak Ignatius bisa menyampaikan sebuah kalimat motivasi dari sebuah cerita ya, jujur di bacaan ini kita dibuat membayangkan dan merasakan. Sungguh menjadi motivasi tersendiri untuk kita.
    Kalau siput yang lelet aja berusaha mencapai tujuannya, mengapa tidak dengan kita? Manusia diberikan kemampuan untuk berlomba-lomba mencapai sebuah tujuan. Keren ^_^

  7. waahh inspirasi yang menarik nih untuk dicontoh, meskipun lambat namun yang lama itu lebih banyak pelajaran yang diserap sehingga menjadikannya lebih hebat dari yang lain yang berjalan terlalu cepat namun banyak ilmu yang ditinggalkan, πŸ˜€

  8. Setuju sama Pak @ignatius-agus-supriyono , betul sekali pak memang kadang kita harus belajar dari hal hal yang kecil. memang kalo dilihat sekilas siput itu biasa saja, tidak menarik sama sekali. tapi kalo kita pahami benar benar, banyak makna dan pelajaran yang bisa kita ambil dari siput tersebut.

    Congratulation juga pak buat SC nya..

  9. Motivasi banget pak @ignatius-agus-supriyono terkadang memang motivasi datangnya tak terduga sesuatu yang mungkin dianggap sepele malah menjadi motivasi terbesar kita melakukan sesuatu..
    Dan lebih baik memang mengerjakan sedikit demi sedikit yang akhirnya akan terselesaikan daripada menunda-nunda pekerjaan yang ujungnya malah tidak selesai.. Banyak makna yang dapat diambil dari cerita ini.. Thanks pak buat sharenya.

    Congrate buat SCnya..

  10. Wah, meskipun lelah melanda.
    Bapak tetap semangat mengerjakan tugas-tugasnya.
    Dikesibukannya, Pak Ignatius pun sempat-sempatnya membuat cermi.
    Keren pak semangatnya! Teruskan, pak.

  11. Wuih pak Agus keren juga nasehatnya “Ing Madyo mbangun karso” – beter late than never – alon-alon asal klakon!
    Tetapi pak sekarang ada moto yang lebih bagus lagi – bersatu kita teguh bercerai kita runtuh.
    Nah coba kita camkan hal ini!
    Ho lopis Kuntul baris!

  12. Pak agus thanks untuk inspirasinya. Slow but sure ya. sangat memotivasi untuk membuat progress setiap saat daripada menunggu waktu yg tepat. Mending sambil bergerak. Congrats untuk SC nya pak.

  13. Cerita yang sangat menginspirasi dan memotivasi, padahal hanya sebuah siput kecil tapi jika dipandang dari sudut lain ternyata siput dapat memberikan pembelajaran. Lebih baik terlambat daripada terlambat banget, tapi alangkah lebih baiknya tidak terlambat hehee πŸ˜€
    Selamat pak ignatius SC nya. Semoga saya bisa seperti bpk yang memiliki semangat begitu besar untuk terus belajar πŸ™‚

  14. Cerita bapak sangat memotivasi saya, kadangkala saya suka berfikiran tidak ada waktu untuk mengerjakan tugas-tugas, tapi suka berfikir juga kalau tugasnya hanya difikirkan saja tanpa melakukan sesuatu gak akan selesai dan akhirnya dicicil sedikit demi sedikit.
    πŸ˜€ hehehehe, seperti ini banyak di temui pada teman-teman saya yang kuliah sambil bekerja..
    Selamat pak atas SC nya πŸ™‚

  15. Dan kita selalu berdalih pada alasan kesibukan ya all…
    Padahal semua dapat kita kerjakan meskipun harus kita cicil layaknya kredit panci ya..
    Namun lunas juga kan.. hahahahhaha

    Maklum pak calon ibu RT jadi harus belajar kredit panci…
    Dan ini sangat inspiratif juga memotivasi..
    Jangan terlalu melihat apa yg dikerjakan orang lain..
    Namun kita lakukan apa yg paling baik dengan apa yang kita miliki..
    Maaf Pak Penulis.. Itu kutipan dari orang lain..
    Tapi lupa siapa ya….

Leave a Reply